Penelitian tindakan kelas adalah pendekatan sistematis dan metodis yang dilakukan oleh pendidik di ruang kelas untuk meningkatkan pengalaman belajar secara keseluruhan dan meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini berfungsi sebagai sarana bagi guru untuk secara aktif terlibat dalam pengembangan profesional dan meningkatkan praktik pengajaran mereka. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas mempunyai arti penting bagi para pendidik karena memungkinkan mereka untuk mengatasi dan menyelesaikan permasalahan pendidikan yang ada, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan sistem pendidikan di Indonesia. Artikel ini akan menyelidiki pentingnya melakukan penelitian tindakan kelas dan menyoroti peran pentingnya dalam mendorong pengajaran dan pembelajaran yang efektif.
Metode Pengajaran
The category Teaching Methods highlights research related to effective approaches, strategies, and teaching methods in the context of Islamic Education. Articles in this category encompass innovations in the learning process, the integration of technology in teaching, as well as research related to the evaluation and effectiveness of specific teaching methods. The goal is to share best practices, experiences, and research findings to enhance the quality of Islamic Education instruction, assisting educators and researchers in understanding and applying the most relevant and effective methods.
Semua butir
-
-
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran menggunakan model Make A Match dengan media kartu bergambar. Subjek penelitian ini adalah kelas IV SD Al- Hikmah Marihat Bandar Penelitian ini menggunakan dua siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen pada kondisi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang kegiatan ekonomi bagi siswa kelas IV SD Al- Hikmah Marihat Bandar. Dalam kondisi awal hanya mencapai 51%, maka pada siklus pertama meningkat menjadi 90% dan pada siklus II meningkat menjadi 94%. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi guru sosial untuk mencoba menggunakan model Make A Match dengan media kartu gambar di kelas IV sampai meningkatkan hasil belajar siswa.
-
Penelitian ini merupakan penelitian kegiatan wali kelas yang diharapkan dapat melihat apakah pemanfaatan strategi card sort dapat meningkatkan minat membaca materi tentang keimanan terhadap kitab-kitab Allah pada siswa kelas IV. Model pembelajaran tersebut bertujuan untuk pembelajaran dinamis. Strategi eksplorasi yang digunakan adalah PTK dengan jenis pemeriksaan kuantitatif menggunakan kartu sortir, prosedur pengumpulan informasi menggunakan tes, persepsi dan dokumentasi. Subyek eksplorasi ini adalah siswa kelas 4 MI Nahjatul Faizin Kepohkencono Pucakwangi. Teknik penelitian kegiatan wali kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus mempunyai 4 tahap, khususnya tahap persiapan, pelaksanaan, persepsi dan refleksi. Fokus pada informasi hasil tes diperiksa dengan menggunakan skor akhir yang khas dalam pandangan penilaian. Seharusnya berhasil atau selesai jika mendapat skor di atas 70%. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam menjemput sesuai korelasi perolehan informasi hasil dari Siklus I ke Siklus II. Pada siklus I derajat inspirasi pengguna masih rendah. Angkanya hanya 61%. Sementara itu, tindakan peserta didik pada siklus I memperoleh taraf sebesar 59%, pada tes pemenuhan dasar tradisional sebesar 35%. Kemudian akhirnya berkembang pada Siklus II untuk inspirasi membaca menjadi 77%, sedangkan untuk pergerakan siswa menjadi 76%. Kesimpulan dari pengujian ini adalah penggunaan strategi card sort dapat meningkatkan minat pemahaman siswa kelas 4 SD.
-
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunaan metode saintifik dalam pembelajaran. Rancangan penelitian ini adalah dengan menggunaan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunaan jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Acton Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek yang diambil sebanyak 26 orang siswa kelas X-2 MAL UIN SU Medan Tahun Ajaran 2015/ 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Alquran Hadis materi keotentikan Alquran. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil belajar siswa yaitu persentase ketuntasan klasikal pada Pre-Test sebesar 11 siswa (42,30%), siklus I sebesar 18 siswa (69,23%) dan siklus II sebesar 22 siswa (84,61%).