Artikel Vol 4 No 1 (2025) · Hal. 389-396 Jurnal Nasional

Kesadaran Diri dan Kaitannya Dengan Implementasi Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan

Self-Awareness and Its Relation to the Implementation of Environmentally Caring Character Building

  • Mely Novasari Harahap(1) * Corr.
  1. (1) STAI UISU Pematangsiantar, Indonesia

* Penulis korespondensi: melyharahap154@yahoo.com

Abstrak

Tulisan ini membahas pentingnya kesadaran diri dalam menerapkan budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun di berbagai konteks, baik di tempat kerja, pendidikan, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Kesadaran diri pada individu merupakan kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengendalikan emosi serta perilaku mereka sendiri dalam interaksi sosial. Dengan meningkatkan kesadaran diri, individu mampu menerapkan prinsip-prinsip budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun yang pada gilirannya memperbaiki komunikasi, memperkuat hubungan antarpribadi, dan menciptakan suasana yang lebih positif. Ketika hampir semua unit pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran menjalankan visi dan misi mereka, beberapa fenomena ditemukan di lapangan yang menunjukkan bahwa generasi berikutnya atau peserta didik kurang memiliki karakter. Pengalaman belajar di sekolah yang jelas dirancang untuk mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dirasakan kurang 'menyentuh' bagi para peserta didik. Hal ini terkait dengan pembelajaran sikap dan, lebih khusus lagi, dimulai dari sesuatu yang sederhana namun sulit untuk diterapkan, yaitu memiliki kesadaran yang baik. Pembelajaran sikap yang dimaksud adalah pengalaman belajar yang terkait dengan bidang sikap, yang mencakup pelatihan kesadaran diri, pemahaman multikultural, dan penguasaan keterampilan hidup.

This writing discusses the importance of self-awareness in applying the culture of smiling, greeting, saluting, being polite, and being courteous in various contexts, whether in the workplace, education, or everyday life. The method used in this article is a literature study with a qualitative approach. Self-awareness in individuals is the ability to recognize, understand, and control their own emotions and behaviors in social interactions. By enhancing self-awareness, individuals are able to apply the principles of the culture of smiling, greeting, saluting, being polite, and being courteous, which in turn improves communication, strengthens interpersonal relationships, and creates a more positive atmosphere. When almost all educational and learning implementation units carry out their vision and mission, several phenomena are found in the field indicating that the next generation or students lack character. The learning experiences in schools that are clearly designed to develop cognitive, affective, and psychomotor aspects are felt to be less 'touching' for the students. This is related to attitude learning and, more specifically, starts from something simple yet difficult to implement, which is having good awareness. The attitude learning referred to is a learning experience related to the field of attitudes, which includes self-awareness training, multicultural understanding, and mastery of life skills.

Kata kunci / istilah indeks
  • Kesadaran diri
  • Pembentukan Karakter
  • Peduli lingkungan