Pengaruh Dukungan Teman Sebaya terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa BPI UIN Jakarta
- (1)(2)(3)(4) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
* Penulis korespondensi: angelleatemia23@gmail.com
- Terbit: 30 Nov 2023
- Lisensi: CC BY-NC-SA 4.0
* Penulis korespondensi: angelleatemia23@gmail.com
Kesehatan mental merupakan masalah penting yang dihadapi oleh mahasiswa. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah menghabiskan waktu bersama teman sebaya baik di kampus maupun diluar kampus entah untuk sekedar bermain maupun belajar bersama. Selain itu faktor teman sebaya juga menjadi faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dukungan teman sebaya terhadap kesehatan mental pada mahasiswa, seperti yang kita tahu bahwa menjadi mahasiswa adalah sebuah peralihan dari masa remaja ke masa dewasa, remaja pada masa ini berdalih sedang mencari sebuah jati diri. Menyesuaikan diri diperguruan tinggi selepas masa-masa yang ada dibangku sekolah menengah tentu dapat menjadi sebuah transisi yang sulit bagi banyak mahasiswa. Masa transisi dari bangku sekolah menuju bangku perkuliahan adalah sebuah proses yang cukup kompleks, keputusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi memiliki banyak alasan, dari keinginan untuk sekedar mengenyam pendidikan tinggi, memperoleh sebuah gelar, menambah pengetahuan hingga mengembangkan diri. Penyesuaian di perguruan tinggi terdiri dari berbagai tuntutan yang berbeda baik dalam bentuk maupun tingkatan, serta membutuhkan banyak respon coping atau sebuah penyesuaian. Dalam menghadapi permasalahan-permasalahan ini, terdapat mahasiswa yang mampu menyesuaikan diri dengan mudah namun ada juga mahasiswa yang sering mengalami kesulitan. Kemampuan dalam mengembangkan suatu hubungan yang baik dan juga efektif dalam lingkungan sosial dapat menjadi elemen yang penting dari penyesuaian sosial.
Karya ilmiah yang dirujuk dalam artikel ini. Tautan ke DOI atau sumber asli, serta Google Scholar, membantu verifikasi dan penelusuran literatur.
Data penggunaan dari sistem statistik OJS; sitasi dari Crossref dan Dimensions.
Transparansi tata kelola ilmiah untuk naskah ini.
Langkah revisi hanya tampil bila editor meminta revisi pada naskah ini.
Double-Blind Peer Review (2 reviewer independen).
Pilih gaya sitasi yang sesuai dengan kebutuhan manuskrip Anda.
Kirimkan naskah Anda dan bergabunglah bersama komunitas penulis dan mitra bebestari kami.