Dinamika Psikologis Mahasiswa Dalam Interaksi Dengan Kecerdasan Buatan Generatif: Kajian Pustaka Atas Efikasi Diri, Regulasi Diri Belajar, dan Kesejahteraan Psikologis Akademik di Pendidikan Tinggi

Penulis

  • Dewi Kirana STAI UISU Pematangsiantar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64464/tarbiyah.v5i1.270

Kata Kunci:

Interaksi dengan Kecerdasan Buatan, Generatif AI, Psikologis Akademik

Abstrak

Adopsi cepat perangkat kecerdasan buatan generatif (AI generatif) seperti ChatGPT di kalangan mahasiswa telah melampaui pemahaman keilmuan mengenai konsekuensi psikologisnya. Meskipun perhatian besar telah dicurahkan pada isu integritas akademik dan kapabilitas teknologi, perhatian sistematis terhadap bagaimana penggunaan AI generatif membentuk keyakinan diri, kapasitas regulasi diri, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa, yang notabene menjadi ranah inti keilmuan psikologi pendidikan, relatif masih terbatas. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) untuk mensintesis literatur empiris dan teoretis pada tiga fokus psikologis, yaitu: (1) efikasi diri dan motivasi belajar mahasiswa pengguna AI generatif; (2) regulasi diri belajar dan risiko cognitive offloading akibat ketergantungan pada AI generatif; serta (3) kesejahteraan psikologis dan kontrol diri akademik mahasiswa pengguna AI generatif. Sumber data dihimpun dari studi empiris terindeks, teori sosial-kognitif klasik, dan dokumen panduan kelembagaan yang terbit dalam rentang 1977-2025, dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan AI generatif secara empiris berasosiasi dengan peningkatan efikasi diri akademik, selaras dengan teori sosial-kognitif Bandura, namun kemudahan yang sama ini juga memicu cognitive offloading yang menurut bukti eksperimental berkaitan dengan "kemalasan metakognitif" (metacognitive laziness) dan pelemahan proses regulasi diri belajar. Lebih lanjut, sebuah studi mediasi bersampel besar menemukan bahwa intensitas penggunaan AI generatif yang lebih tinggi berasosiasi signifikan dengan kontrol diri dan kesejahteraan akademik yang lebih rendah, dengan kontrol diri berperan sebagai mediator parsial hubungan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI generatif berfungsi sebagai pedang bermata dua yang nyata secara psikologis bagi mahasiswa: ia dapat memperkuat kepercayaan diri dan motivasi sesaat, sekaligus mengikis kapasitas regulasi diri dan kontrol diri yang menjadi fondasi kesejahteraan akademik jangka panjang, sehingga penumbuhan keterampilan metakognitif dan regulasi diri secara sengaja menjadi prioritas mendesak bagi praktik psikologi pendidikan di perguruan tinggi.

Referensi

Ataupah, N., Lulu, M. C. U., Dianita, H., Folrati, M. P., Leo, C., & Wijaya, R. P. C. (2025). Integrasi AI generatif dalam kehidupan akademik mahasiswa di Kota Kupang. Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2(6), 420-435. https://jipipi.org/index.php/jipipi/article/view/114

Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191-215. https://doi.org/10.1037/0033-295X.84.2.191

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman.

Besalti, M. (2025). Harnessing self-control and AI: Understanding ChatGPT's impact on academic wellbeing. Behavioral Sciences, 15(9), 1181. https://doi.org/10.3390/bs15091181

Bouzar, A., EL Idrissi, K., & Ghourdou, T. (2024). ChatGPT and academic writing self-efficacy: Unveiling correlations and technological dependency among postgraduate students. Arab World English Journal (AWEJ), Special Issue on ChatGPT, 225-236. https://awej.org/chatgpt-and-academic-writing-self-efficacy-unveiling-correlations-and-technological-dependency-among-postgraduate-students/

Fan, Y., Tang, L., Le, H., Shen, K., Tan, S., Zhao, Y., Shen, Y., Li, X., & Gašević, D. (2024). Beware of metacognitive laziness: Effects of generative artificial intelligence on learning motivation, processes, and performance. British Journal of Educational Technology, 56(2), 489-530. https://arxiv.org/abs/2412.09315

Mishra, P., Warr, M., & Islam, R. (2023). Challenges and opportunities of generative AI for higher education as explained by ChatGPT. Education Sciences, 13(9), 856. https://doi.org/10.3390/educsci13090856

Risko, E. F., & Gilbert, S. J. (2016). Cognitive offloading. Trends in Cognitive Sciences, 20(9), 676-688. https://doi.org/10.1016/j.tics.2016.07.002

Rodríguez-Ruiz, J., Marín-López, I., & Espejo-Siles, R. (2024). Is artificial intelligence use related to self-control, self-esteem and self-efficacy among university students? Education and Information Technologies. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12906-6

Selwyn, N. (2019). Should robots replace teachers? AI and the future of education. Polity Press.

UNESCO, Miao, F., & Holmes, W. (2023). Guidance for generative AI in education and research. UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000386693

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2026

Terbitan

Bagian

Artikel

Editor

Rizki Akmalia Rizki Akmalia

Cara Mengutip

Kirana, D. (2026). Dinamika Psikologis Mahasiswa Dalam Interaksi Dengan Kecerdasan Buatan Generatif: Kajian Pustaka Atas Efikasi Diri, Regulasi Diri Belajar, dan Kesejahteraan Psikologis Akademik di Pendidikan Tinggi. Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 5(1), 24-33. https://doi.org/10.64464/tarbiyah.v5i1.270